Setelah beliau wafat,Banyak orang bertanya-tanya pada ahli waris "diwarisi ilmu kesaktian apa sama abimu?"
namun dengan tenang kami menjawab "tidak ada,hanya disuruh dzikir saja yng banyak".
"ah bohong.." sahutnya.
Mungkin percakapan-percakapan seperti itu sekarang masih ada. Namun saya coba mengaplikasikan pembicaraan abi dulu,kira-kira sebulan sebelum wafat. Kurang lebih seperti ini:
"Nak... Jadilah manusia yang lebih baik. Jangan seperti abi..
Perbanyaklah dzikir,amalkan sebaik-baiknya & taatilah agama dan negara. Jangan takut menghadapi hidup.
Nak.. Yang sabar,dan ikhlas.. Bila engkau disakiti/dianiaya,doakanlah orang itu agar dia selamat,sengaja maupun tidak orang itu pasti akan sengsara. Insya Allah anak-anakku selamat dalam perlindungan Allah. Maka dari itu takutlah pada Allah,pelajari ilmu untuk kebaikanmu jangan sampai lepas dari abah (syekh ahmad shohibul wafa ta'jul aririn r.a)".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar